Kamis, 10 November 2011

PENGGUNAAN PUTTY

           PuTTy adalah sebuah program yang biasanya berjalan under windows OS yang memungkinkan anda sekalian untuk mengakses SSH, Telnet, rlogin atau rctp. fungsi utama dari putty adalah SSH. Apa itu SSH??
SSH itu seperti telnet hanya bedanya SSH ada enkripsinya jadi tidak bisa di tap dan di baca isi yang di transfer antara client dan server. Tool ini merupakan tool wajib untuk para admin Server di Linux/Unix. Gunanya untuk remote server dan console based, jadi text mode seperti DOS. SSH juga bisa digunakan untuk tunneling, misal tunneling http, sehingga kita seolah olah browsing dari network server yg di console SSH tersebut.
Apabila Anda memiliki akses ke server dengan SSH, atau malah dengan akses root, maka server itu bisa dalam kontrol penuh kita.

Berikut adalah cara install putty, setting putty dan penggunaan PuTTy.
1. Download dan instal PuTTy versi terbaru sesuai OS dan sistem anda dari website resmi-nya pada halaman download
2. Install putty atau jalankan dengan mengklik dua kali pada icon PuTTy.
3. Isi kolom-kolom yang diperlukan seperti hostname / IP, SSH port dan settingan lainnya yang dirasa perlu seperti auto username login, line buffer dan Simpan settingan tersebut.
4. Setelah itu klik open, atau klik dua kali pada nama settingan yang telah anda simpan
5. Apabila muncul kotak dialog seperti dibawah, maka klik “Yes”.
6. Kemudian selanjutnya maka akan tampil layar console, silahkan apabila anda sudah men-setting auto data login ( dalam contoh diatas adalah “root”) maka anda cukup memasukan passwordnya saja langsung, apabila tidak maka, anda harus memasukan username anda terlebih dahulu.
6. Selamat..!! anda telah login ke dalam Shell server anda.
Berikut cara menggunakan putty:

  1. Dari tombol Start, pilih menu Run… lalu ketikkan putty pada kolom yang tersedia seperti gambar di bawah ini :



  1. Klik OK, sehingga muncul layar berikut :


  1. Isikan nama komputer yang anda tuju atau alamat IP-nya pada kolom Host Name (or IP Protocol).  Klik option box yang bertuliskan SSH.  Kemudian klik tombol Open.
Sebagai contoh, bila anda ingin mengakses server makara.cso.ui.ac.id maka anda dapat menuliskannya seperti ini :


Dan sesudah anda tekan tombol OK, maka akan terlihat layar seperti ini :


Isikan nama dan password yang anda miliki dan anda siap untuk berinteraksi dengan shell makara.

  1. Bila anda selalu berinteraksi dengan server yang sama, anda perlu menyimpan daftar nama server tersebut agar tidak perlu menuliskannya berulang-ulang. 

Sesudah anda menuliskan nama server tersebut dan memastikan bahwa kolom Port berisi angka 22 (untuk protokol SSH), maka anda dapat menuliskan nama panggilan untuk server tersebut pada kolom Saved Sessions.  Pada contoh yang digunakan, nama panggilan server tersebut adalah makara.  Seperti terlihat pada gambar berikut :

  1. Klik tombol Save sehingga nama makara akan muncul pada kotak di bawahnya.

  1. Bila anda akan mengakses server makara.cso.ui.ac.id, anda cukup mengklik dua kali pada nama makara di kotak tersebut tanpa perlu menuliskannya kembali.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar